Jakarta Rasa Odaiba di Pantai Pasir Putih PIK 2


Pertama kali saya tahu Odaiba dari dorama Jepang favorit sepanjang masa, Love Generation. Kayaknya anak-anak zaman now gak mungkin tahu serial Jepang yang hits 1997 ini, yang bikin semua orang jatuh cinta sama aktor utamanya, Takuya Kimura.

Pas episode pertama kalo gak salah ada adegan Takimu yang berperan sebagai Teppei Katagiri jalan kaki malam hari bareng Takako Matsu, lawan mainnya yang berperan sebagai Riko Uesugi.

Pantai Pasir Putih PIK 2
Salah satu scene Love Generation di Odaiba

Dua sejoli ini mula-mula melintasi Rainbow Bridge, kemudian endingnya di pantai. Lokasi pantainya benar-benar ikonik. Itulah Odaiba.

  • Pantai Pasir Putih PIK 2
  • Pantai Pasir Putih PIK 2
  • Pantai Pasir Putih PIK 2

Siapa yang pernah nonton Itazura Na Kiss 2? Ini bukan drakor, masih drama Jepang. Nah, di Itaki-2 ada adegan pas Naoki (Yuki Furukawa) dan Katoko (Hanoka Yahagi) lagi honeymoon. Mereka jalan-jalan di pinggir pantai siang hari. Pantainya indaaah banget. Lagi-lagi ini berlokasi di Odaiba.

Suasana Odaiba di Pantai Indah Kapuk

Kali ini saya bukan mau nge-review drama Jepang. Saya mau cerita kalo ternyata kita bisa menemukan suasana pantai artifisial seperti di Odaiba di Jakarta.

Serius?

Serius dong. Datang aja ke Pantai Pasir Putih PIK 2 di Pantai Indah Kapuk.

Apa kesamaan Odaiba dan PIK 2?

Keduanya sama-sama pulau buatan, dan memiliki pantai pasir putih yang keindahannya gak kalah sama pantai-pantai asli di pesisir utara Jakarta.

Odaiba adalah pulau buatan yang dibangun akhir Zaman Edo (1603-1868) dan menjadi salah satu pusat sub-metropolitan atau fukutoshin di Tokyo, Jepang. Saat ini Odaiba lebih dikenal sebagai destinasi wisata sekaligus pusat hiburan berteknologi tinggi nan futuristik.

Di sini kita bisa shopping sepuas hati, main ke saluran televisi lokal populer (Fuji TV), mandi air panas di Oedo Onsen Monogatari. Jangan lupa berfoto dengan latar belakang patung Gundam, replika Patung Liberty, dan museum seni digitalnya yang luar biasa, teamLab Borderless.

Pantai Pasir Putih PIK 2

Pantai Indah Kapuk atau PIK 2 juga bisa dibilang sub-metropolitannya Jakarta. Selama ini kan orang-orang tahunya pusat hiburan ibu kota adanya di Jakarta Selatan.

Pantai Indah Kapuk sebagai destinasi liburan di Jakarta Utara memiliki banyak sekali spot rekreasi lama juga baru. Warga Jabodetabek yang kangen piknik bisa datang ke sini, meski sejatinya PIK 2 adalah areal perumahan baru di timur laut Jakarta.

Pantai Pasir Putih PIK 2 yang Bersih

Suatu hari kami sekeluarga menyempatkan diri main ke PIK-2. Motivasinya cari tempat anak-anak main pasir. Iya, main pasir. Biasanya selama ini si kembar bisa bebas main pasir yang bersih cuma di Taman Arkeologi Cilik yang ada di Taman Legenda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Pantai Pasir Putih PIK 2 adalah pantai artifisial yang baru dibuka 2020 oleh Agung Sedayu Group. Kawasan pantai ini gak sembarangan bisa dikunjungi setiap saat, meski masuk ke dalamnya tidak dikenakan biaya alias gratis.

Pantai Pasir Putih PIK 2

Pengunjung baru diperbolehkan mengakses Pantai Pasir Putih PIK 2 mulai pukul 15.00-21.00 WIB setiap hari. Keputusan bijak sih menurut saya. Saya yakin kalo pantai-pantai di Pantai Indah Kapuk dibuka sepanjang hari, udah pasti dipenuhi lautan sampah dan lautan manusia yang jadi traveler dadakan.

Gak perlu bingung lokasinya di mana. Cukup arahkan Google Maps kita ke Pantai Pasir Putih Baru atau Pasir Putih Beach di Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Nanti kita akan berjumpa dengan hamparan pantai sepanjang empat kilometer ini.

Pantai Pasir Putih PIK 2

Meski sekilas kesannya berada di Jakarta, tapi sesungguhnya khusus Pantai Pasir Putih PIK 2 sudah masuk wilayah Dadap, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Untuk sampai di lokasi ini setidaknya kita akan melalui tiga jembatan penyambung, yaitu Jembatan Golf Island, Jembatan Riverwalk Island, dan Jembatan PIK 2.

Fasilitas penunjang di lokasi super lengkap. Parkirannya luas. Mungkin ada seluas 2-3 kali lapangan bola.

Toilet umum tersedia di beberapa titik. Booth makanan bisa dijumpai di salah satu sisi pantai, lengkap mulai dari menu tradisional sampai internasional.

Satu yang kurang adalah keberadaan masjid dan mushala. Mungkin perlu usaha menemukannya. Paling gampang sih kita bisa shalat di Masjid Al Hikmah di Taman Wisata Alam (TWA) Muara Angke yang jaraknya kira-kira 15 menitan dari pantai.

Pantai Pasir Putih PIK 2
Masjid Al Hikmah TWA Muara Angke

Biasanya sisi pantai yang terdapat food court paling ramai dikunjungi. Nah, karena tujuan saya mau ajak anak main pasir sepuasnya, saya putuskan nyelonong ke titik pantai paling ujung, jauh dari lokasi food court.

Alasannya karena di sana lebih sepi. Apalagi sekarang lagi pandemi. Kita bisa lebih nyaman saat menjaga jarak dengan pengunjung lain. Toh makin sore, nanti ujung-ujungnya juga titik ini bakalan ramai.

Konon katanya pasir-pasir putih untuk mereklamasi pantai ini diimpor dari luar negeri. Luar biasa. Ya, soalnya pasir putih itu cukup jarang di Indonesia, kecuali Indonesia Timur. Melihat Pantai Pasir Putih PIK 2 ini serasa saya sedang berada di Pantai Pandawa, Bali.

Pantai Pasir Putih PIK 2
Kayak lagi di studio foto ya. Padahal ini asli di pantai loh.

Sementara ini pengunjung baru bisa main pasir, sekadar duduk santai menikmati suasana pantai, jalan kaki, atau lari sehat di jogging track yang tersedia. Pengunjung belum diperkenankan berenang, apalagi memancing di lokasi ini.

Meskipun ada larangan berenang, pantai yang merupakan bagian dari reklamasi Teluk Jakarta ini adalah tempat terbaik untuk berfoto. Dari sini kita bisa menangkap pemandangan laut biru dan gedung pencakar langit di seberang pantai.

Tips ke Pantai Pasir Putih PIK 2 Bersama Si Kecil

Mak, ingat gak hari-hari di mana kita masih bisa ke pantai begitu mudahnya? Tinggal tarik sandal jepit, tas selempang atau backpack, ambil helm, langsung cuss pakai motor.

Mohon maaf, itu mungkin beberapa tahun lalu ketika kita belum menikah, atau udah menikah tapi belum punya anak. Kalo sekarang? Jangan harap bisa segampang itu.

Namun, kita gak perlu khawatir berlebihan. Kita tetap bisa kok menikmati liburan di pantai bersama bayi atau anak-anak batita kita. Cukup susun planning sederhana.

Saya bukan tipe ibu yang kalo bawa anak jalan-jalan harus membawa SEMUANYA. Seolah-olah isi kamar dibawa dimasukin ke mobil. Gak gitu juga kali.

Biasanya saya pasti bawa satu tas sandang berisi keperluan anak-anak yang urgent. Mentok-mentok nambah satu tas jinjing mini yang bisa digotong suami.

Apa aja barang bawaan kalo mau ngajak anak-anak bermain di pantai?

1. Perlengkapan bayi standar

Popok, biasanya saya bawa empat lembar karena anak saya kembar. Usahakan kalo bisa satu popok renang dan satu popok biasa.

Saya juga bawa masing-masingnya sepasang baju ganti untuk mereka, dan handuk kecil. Saya bukan tipe yang mengharuskan anak pakai baju renang kalo main di pantai.

Saya membebaskan anak saya, mau pakai baju renang atau tidak, dan mostly anak saya lebih nyaman main pasir atau main air laut dengan baju biasa yang melekat di tubuh mereka.

Pantai Pasir Putih PIK 2
Rangin bermain pasir di Pantai Pasir Putih PIK 2

Jangan lupa bawa bedak bayi tabur. Fungsinya bukan biar anak wangi, melainkan untuk melepaskan butir-butir pasir yang mungkin masih menempel di tubuh anak.

Pantai Pasir Putih PIK 2

Percaya gak kalo kesan pasir lengket itu bisa hilang ketika kita usap pakai bedak tabur? Kulit anak pun menjadi gak lengket lagi sehabis bergumul dengan pasir. Nah, baru tahu kan? Coba deh.

2. Mainan pasir

Biasanya saya juga bawa satu kantong tas jaring berisi mainan-mainan pasir untuk anak. Gak usah belanja terlalu royal untuk mainan pasir ini. Kita bisa kok bawa gelas, piring, dan sendok plastik yang ada di dapur, bahkan sesederhana botol air mineral bekas.

Pantai Pasir Putih PIK 2
Mainan pasir bawa sendiri dari rumah

Gak usah repot jagain anak supaya gak makan pasir atau megang wajahnya dengan tangan penuh pasir. Biasanya nih orang tua udah tahu anaknya main di pantai, tapi gak bolehin anak kotor-kotoran dengan pasir.

Pantai Pasir Putih PIK 2
Main sekaligus terapi sensorik untuk Abang Rashif yang spesial

Gimana bisa anak kita berhenti makan pasir atau nempelin pasir ke mukanya kalo mereka gak makan pasirnya terlebih dahulu? Ini mengena banget buat anak-anak saya. Begitu mereka merasakan sendiri pasir nempel di mulutnya, mereka seketika menyadari yuck! dan berikutnya lebih hati-hati bermain pasir.

3. Playard portable

Ini maksudnya tiker piknik yang ringkes dan bisa dilipat. Fungsinya? Ya buat kita duduk duduk, mungkin sambil tiduran, sembari mengawasi kerucil-kerucil lagi main pasir.

4. Topi lebar

Sebaiknya sih bawa tabir surya atau sunscreen buat anak ya. Ada kok yang diproduksi untuk bayi.

Kalo bayi gak bisa pakai tabir surya, ya bawakan saja topi untuk mereka pakai ketika bermain di pinggir pantai.

Sebaiknya sih ke pantai itu pagi banget sebelum jam 10, atau sore setelah jam 3. Soalnya jam-jam ini sinar matahari masih ramah di kulit.

Pantai Pasir Putih PIK 2
Asiknya ke pantai sore hari

Gak punya topi juga? Ya cari aja kanopi atau payung pantai dan biarkan anak-anak duduk bermain di bawahnya.

5. Camilan si kecil

Mau sebanyak apapun kita atau anak-anak kita udah makan di rumah, kalo mereka sampai di pantai, percaya deh, pasti lapar lagi. Makanya penting bawa camilan kesukaan anak. Gak usah bawa terlalu banyak lah, yang penting air minum wajib ada. Air minum penting menjaga si kecil tetap terhidrasi.

Pantai Pasir Putih PIK 2

Nyaris gak ada bayi dan anak kecil yang gak suka pantai. Kita sebagai orang tua atau pasangan mungkin gak bisa menikmati liburan di pantai seperti dulu waktu masih sendiri, tetapi menurut saya pribadi ada kebahagiaan berbeda ketika saya bisa menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anak.

Gimana? Tertarik ke Pantai Pasir Putih PIK 2? Atau kalian udah pernah ke sana? Bagi ceritanya di kolom komentar ya. Terima kasih.


17 responses to “Jakarta Rasa Odaiba di Pantai Pasir Putih PIK 2”

  1. Jadi galfok sama “love generation” . Saya dulu juga suka nonton drama ini, tapi dah lupa semua nama tokohnya.
    PIK2 sudah masuk list destinasi yang pingin dikunjungi kalo ke jakarta… Makasih info dan foto-fotonya ya

    Like

  2. Ini destinasi impian saya yang sudah lama dibuat listnya. Padahal teman, saudara dan anak saya sudah berkunjung ke pantai pasir putih di pik 2.Keren banget foto disana, semoga tahun depan tidak ada halangan kesana

    Like

  3. saya pernah nih ke pantai Kita dan pantai Maju, pantai reklamasi yang pernah jadi polemik
    tapi nampaknya pantai PIK lebih asyik karena ada pasir putihnya, jadi serasa di pantai beneran

    Like

  4. Gak perlu jauh jauh ya kalau mau ceki-ceki Odaiba, ada yang dekat dengan kita karena mirip di Pantai Pasir Putih PIK 2 di Pantai Indah Kapuk.
    Daku belum sampai sana waktu ke PIK, nanti kapan ke sana lagi ingin juga menikmati keindahan pantai pasir putih.

    Like

  5. Senangnyaaaa bisa ngajak anak-anak main di pantai. Biar pantai buatan juga tapi nggak kalah indah. Yang penting BERSIH. Sampe pake capslock dah. Ajak aku juga dong, Mbak. Di Bandung nggak ada pantai dan laut nih :))

    Like

  6. Aku malah tau Odaiba dari beberapa film kartun jepang yang aku suka hehe btw cakep banget yaaa jadi berasa kayak bukan di Indonesia, ada mirip mirip Dubai juga jadinya

    Like

  7. Idul Fitri lalu ke sini dah dibuka sejak pagi…alhasil pengunjung tumpah ruah, parkiran penuh sampah. Sungguh sayang. Padahal ini mayan mudah aksesnya dari rumah karena aku tinggal di Joglo, Jakarta Barat. Jadi karena kecewa belum ke sini lagi hihi…Nnati deh pas ga musim liburan kali, biar pas bersih ke sininya

    Like

  8. Di Lampung juga ada lho pantai pasir putih, suwer pasirnya itu putih dan bersih sekali. Biasanya kalo bawa anak atau ponakan mereka suka berain di situ, buat kubah gunung, dll. Nah, di PIK 2 juga ada ya kak ternyata pantai pasir putih ini, seru untuk bersantai bareng keluarga.

    Like

  9. Duh jadi pengen.. pengen banget ngakak anak main ke pantai. Btw aku baru tahu mb tengang PIK ini, makasih ya udah share.. jadi punya destinasi pantai keren kalo ke main ke Jakarta

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: