6 Panduan Praktis Lantai Kamar Mandi Tetap Kinclong

Lantai kamar mandi berbahan keramik atau porselen merupakan pilihan populer keluarga Indonesia. Keramik lebih elegan dan tahan lama, namun yang namanya lantai terbuat dari bahan sebagus apapun perlu rutin dirawat dan dibersihkan.

Kesehatan keluarga bermula dari kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan rumah, khususnya kamar mandi, kamar tidur, dan dapur. Lantai kamar mandi area paling rentan terpapar kuman, bakteri, dan jamur.

Lantai kamar mandi kusam tak hanya membuat kesan kotor, namun juga menghasilkan bau tak sedap. Kita perlu mengetahui cara praktis menjaga lantai kamar mandi tetap bersih dan kinclong.

PANDUAN MEMBERSIHKAN LANTAI KAMAR MANDI

Keramik terbuat dari bahan keras dan kuat, yaitu campuran tanah liat cokelat atau merah, pasir, dan air yang dicetak dan dibakar dalam tungku api. Bagian dalam keramik biasanya dilapisi glatsir untuk melindungi permukaannya.

Lantai keramik mempunyai permukaan agak kasar dan berpori, sedangkan porselen memiliki permukaan licin, mengilap, dan tidak berpori.

Jaga kebersihan kamar mandi untuk kesehatan keluarga (Foto: dokpri)

Keramik secara alami tahan terhadap noda dan retakan, namun permukaannya tetap berpotensi kusam dan rusak jika tak dirawat dengan baik. Berikut enam panduan praktis menjaga lantai kamar mandi tetap kinclong.

1. Gunakan sapu atau vakum cleaner

Bersihkan lantai kamar mandi dengan sapu atau vakum cleaner setidaknya 1-2 kali seminggu. Pasir, debu, dan kotoran mikro lainnya dapat menumpuk dan menggores permukaan lantai. Ini juga penting supaya lantai kamar mandi tidak kusam dan permukaannya berubah buram.

Kamar mandi kering memisahkan antara toilet dan wastafel dengan area mandi. Kita bisa menggunakan penyekat, seperti shower box untuk ruangan lebih besar. Pada ruang yang relatif sempit, kita bisa menggunakan pemisah berupa tirai antiair.

Kamar mandi kering biasanya diterapkan pada ruangan menggunakan bathub, sehingga tidak ada air yang menggenang di lantai.

2. Pilih sabun dan cairan pel yang tepat

Pilih sabun dan cairan pel yang tepat untuk lantai kamar mandi. Kita bisa membersihkan keramik dengan campuran deterjen ringan dan air bersih.

Gunakan lap chamois atau lap kanebo berserat, ketimbang spons. Spons cenderung mendorong air kotor masuk ke dalam nat. Pastikan mengganti air rendaman alat pel secara berkala supaya lantai kamar mandi bersih sempurna.

3. Periksa dan bersihkan noda karat

Noda pada lantai kamar mandi biasanya karat, serupa kerak. Noda membandel ini kerap dikeluhkan karena susah dibersihkan.

Jika kita menemukan perubahan warna pada keramik lantai kamar mandi, misalnya terdapat noda karat, pilih jenis pembersih yang tepat untuk menghilangkannya.

4. Perhatikan residu bekas sabun

Jika lantai kamar mandi terlihat kabur atau kusam setelah dipel, itu mungkin disebabkan residu sabun yang masih menempel.

Cara membuatnya kinclong seperti semula adalah menggunakan cairan pembersih yang mengandung asam ringan, misalnya air perasan lemon atau jeruk nipis dicampur dengan sedikit cuka dan air panas. Oleskan ke lantai, bersihkan, kemudian keringkan dengan handuk bersih.

5. Jaga kebersihan alat pel

Alat pel yang bisa menyerap kotoran dengan kuat dan efektif tentu menguntungkan kita. Saat ini banyak beredar produk alat pel terbaik di pasaran.

Jangan biarkan lantai kamar mandi, khususnya kamar mandi kering tetap kotor setelah dibersihkan. Usaha kita akan sia-sia jika sedari awal tidak telaten menjaga kebersihan alat pel atau alat pembersih.

Usahakan rutin mencuci alat pel begitu selesai membersihkan lantai kamar mandi.

6. Gunakan steam cleaner

Steam cleaner memang dirancang memusnahkan banyak bakteri, tungau, dan jamur lantai dengan menggunakan uap panas. Alat ini bisa digunakan tanpa campuran bahan kimia pembersih.

Metode uap dengan steam cleaner membersihkan lantai kamar mandi dengan menyeimbangkan tekanan, kecepatan, dan suhu yang kuat. Partikel-partikel uap mikroskopis bisa masuk ke celah lantai kamar mandi dan melonggarkan partikel kotoran menyeluruh, sehingga mudah dibersihkan.

Opsi terakhir ini membutuhkan pengeluaran ekstra. Kita harus menyiapkan uang untuk membeli alat pembersih berharga jutaan rupiah ini.

TIPS MEMBERSIHKAN NAT KERAMIK

Tak peduli seberapa mengilap dan kinclongnya keramik lantai kamar mandi kita, jika natnya kotor atau berjamur, tetap merusak estetika. Nat merupakan media perekat antarkeramik yang juga berfungsi mempercantik tampilan lantai.

Kebersihan nat lantai kamar mandi juga perlu diperhatikan (Foto: Pixabay)

Nat menjadi celah sambung antarkeramik, sehingga bahan dan kebersihannya tidak bisa diabaikan begitu saja. Kamar mandi sebagai area lembab dan sering terpapar air tentunya membutuhkan nat untuk mencegah terjadinya rembesan air, terutama di area bak mandi.

Jika nat terbuat dari bahan bagus dan kuat, keramik tidak mudah lepas. Nah, bagaimana cara membersihkan nat lantai kamar mandi? Kita bisa menggunakan empat bahan pembersih berikut.

1. Hidrogen peroksida

Noda membandel pada permukaan nat bisa dibersihkan dengan hidrogen peroksida. Ini adalah oksidator kuat yang berfungsi sebagai pemutih, disinfektan, dan pembersih.

Campur hidrogen peroksida bersama air dengan hati-hati. Oleskan pada bagian nat yang kotor, kemudian bersihkan dengan sikat gigi atau sikat nilon berbulu halus.

Jika memiliki riwayat kulit sensitif, kita perlu berhati-hati karena bahan ini bisa menyebabkan iritasi.

2. Larutan cuka

Nat keramik bisa dibersihkan dengan larutan cuka. Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon atau jeruk nipis, ditambah dengan seperempat cangkir cuka, sedikit soda kue (opsional), dan air hangat. Gosokkan pada bagian nat yang kotor, kemudian bilas dengan air bersih.

Cuka bisa juga digunakan untuk membersihkan kloset, showerhead, bathub, dan perabotan kamar mandi atau rumah yang terbuat dari bahan porselen.

3. Deterjen atau sabun colek

Bersihkan nat keramik dengan cara menggosoknya dengan deterjen atau sabun colek. Bahan ini bisa menjadi opsi pembersih rutin, terutama jika noda di lantai kamar mandi tidak terlalu membandel.

4. Cairan pembersih noda

Saat ini banyak dijual komersial cairan pembersih noda yang juga bisa membersihkan nat. Oleskan pada nat yang kotor, diamkan selama 10-15 menit, kemudian gosok dan bilas dengan air bersih.

Gunakan jasa pembersih profesional sebagai opsi terakhir (Foto: Pixabay)

Jika kita masih bingung dengan produk dan metode pembersihan lantai kamar mandi, jika kita tak juga berhasil menghilangkan noda super membandel, atau jika kita tak punya banyak waktu untuk melakukan perawatan rutin, kita selalu bisa mengandalkan bantuan profesional.

Hubungai spesialis jasa pembersih toilet dan salon kamar mandi. Mereka secara profesional bekerja untuk memulihkan kembali warna permukaan lantai kamar mandi. Cara pamungkas ini tentunya menghemat banyak waktu dan menjamin kondisi lantai kamar mandi tetap prima. Selamat mencoba!

26 thoughts

  1. Artikel yang menarik…khas kesulitan yang dialami ibu-ibu untuk menjaga kebersihan kamar mandinya. Akupun sering gonta ganti produk pembersih karena kadang masih tidak bersih padahal sudah disikat dan digosok…

    Like

    1. Orang tua kita yg sudah sepuh, sama anak-anak kita yg mungkin baru bisa jalan, tapi lagi aktif-aktifnya. Mereka rentan terpapar kuman, juga terpeleset jika lantai kamar mandinya licin dan berlendir. Hiiii. Membayangkannya saja sudah tak berkenan. Hehehe. Semoga tips dari saya bisa membantu ya mba. Terima kasih sudah mampir.

      Like

  2. Membersihkan kamar mandi dengan cairan cuka ini belum pernah saya lakukan nih. Mau coba juga deh. Siapa tahu beneran bisa menghilangkan kotoran yang sulit di kamar mandi kami.

    Salam
    Okti Li

    Like

  3. jujur paling malas yang namanya bersiin kamar mandi. Tapi kalau jorok rasanya gak nyaman juga. Kami biasanya pake pembersih kamar mandi khusus soalnya air di rumah jelek, lengkel dan meninggalkan noda karat yang cukup membandel jadai pake karbol or sejenisnya udah gak mempan.

    Like

  4. Biasanya bersihkan lantai kamar mandi cuma sabun sabun atau untuk pel 😅 dan gosoknya harus sekuat tenaga, biasanya bekas residu-residu sabun dan lain-lain. Nanti mau coba pakai lemon/jeruk nipis dan cuka juga ah.. thanks infonya mbak 😍

    Like

  5. Honestly, aku paling nggak bisa nih bersih2in lantai kamar mandi. Paling ngerasa terbebani rasanya. Huhu… bawaannya mau bayar orang aja buat bersihin. Tapi mulai sekarang sih mau nyoba bersihin sendiri. Thank you artikelnya mbak.

    Like

  6. Mbak Tia, baca artikelmu ingatkanku akan drama Korea yang berjudul “My House Keeper” di sini banyak banget tips-tips bershin kamar mandi, isinya? mirip dengan yang Mbak sampein di sini! Hahahaha.
    Meski cerita Drama biasa aku tonton sampai episode terakhir, karena pas banget buat ibu-ibu. Ada tips beberes rumah, tips masak dan menyimpan makanan serta tentang gizi. Hahaha. Udah gitu Housekeepernya ganteng dan rapih. Beda sama kita kalau bebersih modal daster, hahaha.
    Aku bermasalah dengan kamar mandi aslinya, ini lantai dan tembok jadi gampang jamuran gara-gara aku bersihin pakai Vanish, hehehe.

    Like

  7. Kalau buat kamar mandi andalan saya cairan pembersih itu sama sikat dan spons. SIkat buat lantainya, spons buat dindingnya. Buat dudukan toiilet pakai silat yang lebih kecil. Trus sering2 dibersihkan gtu supaya kamar mandi selalu wangi plus tambah banyak wewangian. Maklum kamar mandi adalah tempat me time jd kudu dibikin tetep cling haha

    Like

  8. Saya selama ini cuma pakai pembersih lantai khusus kamar mandi saya. Iya ya, bisa pakai cuka atau soda kue. Beneran nggak kepikiran sebelumnya.

    Like

  9. kamar mandi yang bersih, kinclong memang bikin siapa aja yang masuk jadi betah
    palingan aku selama ini bersihinnya dengan disikat dan pakai sabun biasa aja, kecuali ada noda bandel banget baru pakai yg ala vixal gitu

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.