Dua Bulan Tanpa ART

utepedu.jpg
Foto: utep edu

Mei 2019, bulan terakhir Yani bekerja di rumah. Ibunya Kak Nia – temannya Mae – ini telah mendampingi sebagai ART kami sejak akhir 2016. Pada bulan sama aku resmi mengundurkan diri dari tempat kerja dan fokus sebagai ibu rumah tangga, merawat suami, satu batita, dan dua bayi kembar 5 bulan.

Memutuskan hidup tanpa ART sungguh bukan pilihan mudah. Dalam perjalananku membiasakan diri dengan rutinitas ini, bukan pula tanpa derai tangis dan air mata, seperti lirik lagu Dian Piesesha. Kekeke. Sempat gamang dan bimbang, apa aku sebaiknya meneruskan memakainya meski sudah tidak bekerja, atau menangani semua sendiri. Akhirnya mantap kuambil keputusan kedua. Continue reading “Dua Bulan Tanpa ART”

Advertisements

My Twin Birth Story: Selamat Datang Pelindung dan Perisai Kecilku

WhatsApp Image 2019-02-11 at 12.48.23.jpeg

Dua minggu sudah berlalu. Dua pasang mata indah itu menatapku setiap hari. Meski pandangan mereka masih kabur – karena bayi baru bisa melihat jelas saat berusia 3-4 bulan – namun mereka bisa merasakan kehadiran ibunya lewat sentuhan, lewat pelukan, lewat aroma tubuh, lewat suara, lewat ASI yang kuberikan padanya setiap hari. Continue reading “My Twin Birth Story: Selamat Datang Pelindung dan Perisai Kecilku”