Keep calm! I am pregnant and today is my 29th birthday

IMG_20160513_055543

Wah, akhirnya bisa juga update blog hari ini. Terlalu banyak hal terjadi beberapa bulan terakhir, khususnya menjalani kehamilan yang udah memasuki bulan kesembilan, dan rasanya kok ‘berat’ banget nyediain waktu buat nulis di sini. Hehehe.

Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-29. Tahun lalu di tanggal ini aku baru saja penyembuhan setelah keguguran sekitar pertengahan Maret dan siap program hamil lagi. Hehehe. Alhamdulillah, hari ini sudah ada anak kacang kesayangan di perut ndut ini. Anak kacang udah gede, udah jadi manusia kecil super lucu yang siap untuk dilahirkan dalam waktu kurang dari tiga minggu lagi. Sehat sehat selalu ya nak ^_^  Continue reading “Keep calm! I am pregnant and today is my 29th birthday”

Advertisements

I Like Make Up, but My Husband Doesn’t

Foto: Vector Make Up Girl
Foto: Vector Make Up Girl

Ada sebuah joke tentang perbedaan istri cantik dan jelek di mata suami. Kalo istri cantik cemberut, suami bilang, “Biar kamu cemberut, teteup cantik kok.” Tapi, kalo istri jelek cemberut, suami komentarnya, “Muka udah kerut, makin mengerut deh.”

Ada lagi, kalo istri cantik gak sempat masak, suami bilang, “Gak papa, malam ini kita makan di luar aja ya?” Sebaliknya, kalo istri jelek lupa masak, suami bilangnya, “Masak aja malas. Percuma udah dibeliin kompor gas.” 😀

Atau ini, kalo istri cantik gak dandan pas jalan keluar, suami bilang, “Kamu dandan gak dandan teteup aja cantik, sayang.” Tapi, kalo istri jelek gak dandan pas jalan keluar, suami bilang, “Cantik dikit dong. Ntar dikira aku jalan sama ibuku lagi.”  Continue reading “I Like Make Up, but My Husband Doesn’t”

Ketika Suami Tercinta Pulang Kerja Malam

Muthe Bogara:
“Sayang, where are you? Whatsapp Tia pending terus. Udah mau berbuka mas.”

Rifki Bogara:
“Sayang, bentar ya, ada 500 BTS mati. Teman-teman mas masih pada di kantor. Se-Bali gak bisa nelepon dan internet sayang.”

Muthe Bogara:
“Ya mas, ndak papa. Tia cuma khawatir aja ndak ada kabar dari mas.”

Rifki Bogara:
“Suami sayang orang Telkomsel. Sayang juga pakai Telkomsel. Kalo gak bisa nelepon se-Bali, sayang dah tahu lah ya. Hehehe.”

Muthe Bogara:
“Ya, Tia tahu kok pasti mas sedang sibuk tadi. Hehehe. Mas mau pulang malam lagi?”

Rifki Bogara:
“Sepertinya begitu sayang. Sayang, nanti abis tarawih bobok duluan aja ya? Ini belum selesai. Nanti, kalo mas balik, mas kabarin yah. I love you.”

Muthe Bogara:
“Oke mas, silakan dilanjut. Mas buka puasa dan makannya jangan telat di sana ya. Met berbuka puasa sayang. I love u too”

Rifki Bogara:
“Support istri, alhamdulillah Ya Allah. Met berbuka puasa juga sayang.”  Continue reading “Ketika Suami Tercinta Pulang Kerja Malam”

Ketika Istri Belajar Memasak untuk Suami

Saat memutuskan siap untuk menikah dulu, aku terus berpikir serius tentang bagaimana cara membumbui kehidupan pernikahan kami nanti? Sehari setelah resepsi, di rumahku di Pasaman Barat, aku melihat betapa lahapnya mas menyantap sarapan pagi buatan ibuku. Nasi panas, rendang lokan (kerang), ikan kembung bakar, sayur tumis, dan segelas teh manis hangat.

Pernah menonton film ‘Julie & Julia’ ? Film ini mengajarkan pada kita bahwa makanan bisa membuat pasangan saling memahami satu sama lain. Makanan bisa mengikat hubungan suami istri semakin erat. Thomas Wolfe, novelis Amerika yang terkenal pernah mengatakan, “Tidak ada pemandangan lebih indah di muka Bumi ini selain melihat seorang wanita membuat makan malam untuk orang yang dia cintai.” You know what? Aku semakin sadar, food is sensual!  Continue reading “Ketika Istri Belajar Memasak untuk Suami”

Kompromi antara Suami Istri

Credit: Wikihow
Credit: Wikihow

Menikah itu mengajarkan kita bagaimana untuk membuang ego pribadi dan berkompromi dengan pasangan dalam segala hal. Sebagian istri mungkin merasa dirinya seperti keset yang tak pernah diterima saran-sarannya oleh suami. Sebagian suami juga merasa jenuh ketika istrinya selalu mengontrol banyak keputusan dalam rumah tangga.  Continue reading “Kompromi antara Suami Istri”

CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 13. Berpisah Sementara [SELESAI]

Rifki tak membiarkanku untuk mengantarkannya ke bandara Rabu pagi itu. Pesawatnya akan boarding jam 5 pagi dan rasanya aku tak bisa menyusulnya bersama Damri dari Pasar Minggu.

[START CHAT @05.30 WIB on Nov 06, 2013]

Rifki M Bogara:

“Pagi sayangku. Mas sudah di bandara.”

Mutia ‘Muthe’ Ramadhani:

“Pagi Mas. Semoga Allah melancarkan semua rencana kita ya. Amin.”

Rifki M Bogara:

“Amin Ya Rabbal Alamin. Semoga semuanya lancar selalu. I love you.”  Continue reading “CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 13. Berpisah Sementara [SELESAI]”