T.O.P dan Alexander McQueen
T.O.P dan Alexander McQueen

Beberapa waktu lalu, timeline Instagram mendadak ramai ya. T.O.P upload video reels terbaru, masih terkait dengan rencana comeback-nya.

Wajar kalau tiap detail isi reels itu langsung diperhatiin habis-habisan. Rambutnya, tatapannya, tulisan tangannya, punggungnya, lighting light purple di sana, sampai outfit yang dia pakai.

Satu item yang menarik perhatian adalah… scarf di lehernya.

Kalau kamu zoom dikir, atau semisal kamu punya ingatan visual cukup kuat, kamu pasti langsung ngeh, scarf yang dipakai T.O.P adalah skull scarf yang jatuh di kedua sisi bahunya.

Dan skull kayak gitu? Alexander McQueen banget.

T.O.P dalam unggahan terbaru
T.O.P dalam unggahan terbaru
Classic Silk Skull Scarf dalam reels terbaru T.O.P
Classic Silk Skull Scarf dalam reels terbaru T.O.P

T.O.P dan McQueen

Kalau kamu penggemar lama BIGBANG, atau minimal ngikutin T.O.P dari Turn It Up era, pasti sudah akrab dengan brand fashion satu ini yang menjadi salah satu visual language T.O.P, bahkan sampai hari ini.

Alexander McQueen adalah salah satu brand fashion yang paling sering melekat pada citra T.O.P ketika dia masih aktif sebagai member BIGBANG. Dari panggung konser, press conference, sampai pemotretan editorial, McQueen selalu muncul di momen-momen penting hidupnya.

Makanya, pas di reels dia lagi-lagi milih scarf McQueen, ya udah bukan kebetulan sih. Pesan visual yang kita tangkap masih sama, dia masih T.O.P yang dulu. Nostalgia kan jadinya?

Kalau kamu perhatiin, fashion T.O.P itu sering main di tiga hal, yaitu tailoring yang tegas, statement accessories, dan sentuhan gothic/ avant-garde. Nah, McQueen punya DNA itu.

Setiap T.O.P pakai jas-jas McQueen misalnya, siluetnya rapi, detailnya edgy, skull McQueen sendiri sudah jadi semacam “simbol tak tertulis” sejak T.O.P merilis single “Turn It Up,” identik dengan aura rebel-luxury-nya.

T.O.P dan skull ring McQueen di Turn It Up
T.O.P dan skull ring McQueen di Turn It Up

Sebagai rapper, T.O.P selalu berdiri di posisi yang agak aneh di K-pop. Dia bukan tipikal idol-rapper yang lahir dari sistem dance-pop. Cara dia nge-rap selalu berat, lambat, artikulatif, penuh jeda.

McQueen juga bekerja dengan prinsip yang mirip. Brand ini tidak pernah sekadar indah. Ia selalu membawa cerita-cerita aintimainstream, misalnya tentang kematian, kekuasaan, tubuh, sejarah, dan perlawanan terhadap norma.

Rapper sejati nggak cuma bisa “mengeluarkan suara,” tapi “mengendalikan atmosfer.” Dan itu yang selalu dilakukan T.O.P. Ketika dia masuk ke satu ruangan, atau ke sebuah frame kamera, dia nggak perlu banyak gerak. Postur, tatapan, dan diamnya saja sudah cukup mengintimidasi.

McQueen memahami tipe kekuatan seperti ini. Tailoring-nya tajam, siluetnya tegas, tidak mengandalkan ornamen berlebihan. Ia membentuk tubuh seperti armor.

Sebagai rapper, T.O.P juga selalu bermain di wilayah outsider. Lirik-lirik solonya tidak dibuat untuk disukai semua orang. Dia nyaman dengan being misunderstood, dengan karakter yang tidak mudah dibaca.

McQueen pun lahir dari semangat yang sama. Sejak era Lee Alexander McQueen, brand ini selalu menolak keindahan yang jinak. Skull scarf dan skull ring misalnya, simbol-simbol kematian itu bisa dipajang dengan elegan. Setuju?

T.O.P dan Alexander McQueen
T.O.P dan Alexander McQueen

Item-Item McQueen yang Dipakai T.O.P

Dalam wawancara resmi, T.O.P memang nggak pernah spesifik menyebutkan dia sangat menggemari McQueen. Hanya saja, dia menyelipkan nama brand ini dalam sebait lirik lagunya di “Turn It Up.”

Dari sekian banyak luxury brand, VIP melihat McQueen berulang kali dia pilih. Bahkan, satu kali profil picture Instagram @topspot_picture juga mengambil salah satu angle video promo McQueen.

Profil picture @topspotpictures
Profil picture @topspotpictures

Brand/ PR McQueen sendiri pernah beberapa kali menyorot momen T.O.P mengenakan fashion mereka.

Sudah kelihatan jelas kalau McQueen bukan sekadar fashion sekali pakai buat T.O.P. Brand ini emang cocok sama persona panggungnya yang teatrikal, gelap, tajam, dan sedikit artsy menace.

1. Skull scarf

Skull scarf McQueen memang legend. Vogue bahkan pernah membahas bagaimana scarf tengkorak ini jadi salah satu produk yang melekat pada brand yang punya sejarah panjang sebagai simbol gaya “dark but fashionable” ini.

Di ranah K-pop awal 2000-an, McQueen skull scarf memang jadi semacam era klasik yang disukai artis-artis K-pop dalam berbagai liputan fashion pop culture.

Sampai sekarang pun, McQueen masih menjual varian Classic Silk Skull Scarf di store mereka. So, ini emang item signature yang terus ada dari dulu hingga kini.

2. Knuckle/ skull ring

Mc Queen juga terkenal dengan cicin bertema skull/ knucle. Tipe aksesoris begini nyambung ke image T.O.P yang nendang banget.

Dalam video “Turn It Up,” T.O.P nyaris menggunakan brand ini untuk seluruh aksesoris yang pernah menempel di tubuhnya.

3. Busana

Masih ingat 28 Juni kemarin? T.O.P tampil dalam parade perayaan perilisan Squid Game terbaru di Amerika, juga wawancara eksklusif dengan mengenakan busana McQueen dari koleksi Pra-Musim Semi/Panas 2025.

Choi Seunghyun dalam Alexander McQueen di perayaan Squid Game 2
Choi Seunghyun dalam Alexander McQueen di perayaan Squid Game 2

Dia mengenakan jas dan celana tuxedo berpotongan rapi dengan kancing ganda. Bahannya terbuat dari wol barathea hitam, dan dipadukan dengan cincin T-bar logam perak, cincin tengkorak masih dari brand sama, dan mutiara, serta dasi bordir jet rose.

Choi Seunghyun dalam jas Alexander McQueen di acara Netflix New York
Choi Seunghyun dalam jas Alexander McQueen di acara Netflix New York

Pada look berikutnya, T.O.P mengenakan tailored suit warna burgundy (deep wine) dengan garis tipis klasik, lengkap dengan pocket square putih yang kontras klasik dengan busana utama.

T.O.P with McQueen
T.O.P with McQueen

T.O.P menyempurnakannya dengan dasi merah gelap senada. very old-school gentleman! Dia kelihatan dewasa, matang, very controlled, dan punya power.

Nggak sabar nunggu makhluk Tuhan satu ini segera comeback full album. Aku nggak sabar pengen dengerin dan nulis bab selanjutnya dari cerita hidupnya. We’re waiting for you, T.O.P.

Certified author (BNSP), eks-jurnalis ekonomi dan lingkungan. Kini menjadi full-time mom yang juga berkarya sebagai novelis, blogger, dan content writer. Founder Rimbawan Menulis (Rimbalis), komunitas yang aktif mengeksplorasi dunia literasi dan isu-isu lingkungan.

Share:

Leave a Comment