Bermalam di Strawberry Hill Hotel Bedugul

20181208_081328[1].jpg

Liburan Maetami bersama keluarga terakhir kali itu Lebaran Juni 2018 di Puncak, Bogor. Kali ini om, tante, dan neneknya di Jakarta gantian berkunjung ke Bali. Kangen ceritanya.

Tanpa babibu ide liburan dan bermalam di Bedugul pun muncul. Kami menginap semalam di Strawberry Hill Hotel, Tabanan, Jumat, 7 Desember 2018. Sengaja menghindar berangkat Sabtu karena dijamin akses ke Bedugul bakal macet dan bete duluan. Continue reading “Bermalam di Strawberry Hill Hotel Bedugul”

Advertisements

Founder & CEO Rhadana Group, Rainier H Daulay: Halal Itu Pilihan

indonesia tourist news.jpg
Rainier H Daulay (Foto: Indonesia Tourist News)

Ajang World Halal Tourism Award 2016 menobatkanRhadana Hotel Kuta sebagai Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik 2016. Grup hotel ini semakin populer mengingat lokasinya di Bali yang notabene wilayah bukan mayoritas Muslim.

Saya mencoba mengupas habis perjalanan bisnis Founder dan CEO Rhadana Hotels &Resorts, Rainier H Daulay di Sanur, Bali, sekitar Agustus 2017 lalu.  Continue reading “Founder & CEO Rhadana Group, Rainier H Daulay: Halal Itu Pilihan”

Founder & Owner Joger, Joseph Theodorus Wulianadi: Bisnis Berorientasi Kebahagiaan

MRC_2066.jpg
Mr Joger (Foto: Joger Jelek)

Jika pernah berwisata ke Bali, Anda tentunya tak asing lagi dengan Pabrik Kata-Kata Joger yang berada di Jalan Raya Kuta. Tempat ini menyediakan pernak-pernik unik khas Bali, mulai dari baju kaus dengan cap merah di belakangnya, sandal warna-warni, jaket, tas-tas bermotif aneh, hingga sepatu lucu.

Hampir di setiap sudut ruangan Anda bisa menemukan kata-kata unik, bahkan ‘garing’ karya Pak Joger yang tak jarang mengundang tawa saat membacanya. Siapa sebenarnya Pak Joger? Dia adalah Joseph Theodorus Wulianadi, sang Raja Pabrik Kata-Kata Joger.

Pria dengan gelar BAA BSS alias ‘Bukan Apa-Apa’ dan ‘Bukan Siapa-Siapa’ ini dalam setiap pertemuan selalu menyapa sesama dengan ucapan ‘Good Morning, Selamat Pagi.’ Saya berkesempatan mendengarkan pengalaman beliau dalam membesarkan Joger sebagai pabrik kata-kata terbesar ketiga di dunia, November 2015 lalu.  Continue reading “Founder & Owner Joger, Joseph Theodorus Wulianadi: Bisnis Berorientasi Kebahagiaan”

Founder Tjampuhan Group, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati: Bisnis Berseri Budaya Lestari

Founder Tjampuhan Group, Cok Ace

Ubud tak pernah paceklik dari kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik yang berkunjung ke Bali sepanjang tahun. Meski demikian, masyarakatnya tetap sederhana tanpa khawatir akan kehidupan duniawi. Demikian juga halnya dalam berbisnis di mata Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace).

Pendiri Tjampuhan Group ini bersama keluarga besarnya mengembangkan bisnis hospitality berlandaskan budaya. Pria ini memiliki berbagai jabatan profesi, mulai dari pengusaha, akademisi, seniman, arsitek, bangsawan, hingga sosok yang aktif terlibat dalam berbagai pengembangan dunia pariwisata di Pulau Dewata. Cok Ace mempertahankan kesederhanaan dalam bisnisnya dan menomorsatukan budaya dalam praktiknya. Berikut petikan wawancara saya bersama beliau di Bali, Oktober 2016 lalu.  Continue reading “Founder Tjampuhan Group, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati: Bisnis Berseri Budaya Lestari”

Masjid Al Ikhlas Ngurah Rai: Berpuisi dalam Cahaya

harri baskoro.jpg
Foto: Harri Baskoro Adiyanto

Masjid kubus itu sekilas mengingatkan kita akan Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah. Apalagi saat suara azan menggema memanggil untuk datang beribadah. Al Ikhlas merupakan masjid megah berbentuk kubus yang berada di lingkungan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

“Dulu itu kan awalnya masjid juga masuk kawasan bandara. Namun, karena ada perluasan, ya dipindahkan dan dibuatkan masjid baru,” kata Ridwan Kamil, arsitek Masjid Al Ikhlas yang juga Wali Kota Bandung diwawancarai suatu hari.  Continue reading “Masjid Al Ikhlas Ngurah Rai: Berpuisi dalam Cahaya”

Berburu Bakso Balung di Bali

Foto: @baksonuklier

Sejak menikah dan menetap di Bali, suami berhasil ‘meracuni’ saya dengan kegiatan berburu bakso. Bakso halal tentunya. Berhubung saya besar di Sumatra Barat, saya tahunya bakso itu ya sebatas bulatan bola-bola daging berbahan sapi atau ayam. Paling senang minta si abang tukang bakso nambahin tetelan yang rasanya kenyal-kenyal enak di lidah.  Continue reading “Berburu Bakso Balung di Bali”

Nyepi di Muslim Friendly Hotel

Foto: Flickr

Hari Raya Nyepi tahun ini jatuh pada 17 Maret 2018. Bali yang biasanya disibukkan lalu lalang turis domestik dan mancanegara beristirahat sejenak dari segala bentuk aktivitas duniawi.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditutup 24 jam. Pemerintah pusat pun mengamini usulan majelis agama dan keagamaan di Bali untuk memutus koneksi jaringan internet selama berlangsungnya Nyepi, kecuali di obyek-obyek vital, seperti rumah sakit, kantor polisi, instalasi militer, dan bandara.

Destinasi populer, seperti Kuta, Legian, dan Jimbaran sepi dari wisatawan. Tak ada suara bising knalpot kendaran, pemandangan tamu-tamu Aussie di bar atau klub sepanjang pantai, aroma makanan lezat dari restoran, hentakan musik, dan lampu warna-warni yang menghiasi kawasan pedestrian di malam hari.  Continue reading “Nyepi di Muslim Friendly Hotel”

Wow! Ada Hotel 3D di Bali

WhatsApp Image 2018-03-19 at 11.56.25.jpeg
Salah satu kamar 3D di Rhadana Hotel Kuta (Foto: Rainier H Daulay)

Bali seakan tak pernah berhenti menebar pesona. Orang bilang, ada segudang alasan untuk mengunjungi Pulau Dewata lebih dari sekali. Penduduk ramah dan berbudaya, obyek wisata beragam, ditambah fasilitas akomodasi, terutama hotel yang memanjakan wisatawan semua ada di sini.  Continue reading “Wow! Ada Hotel 3D di Bali”

Janggan untuk Bali, Indonesia, dan Dunia

WhatsApp Image 2018-02-19 at 21.03.20 (1)
Foto: Deck Sotto

Hari masih pagi ketika saya bertemu dengan Bli Kadek Suprapta Meranggi di kediamannya, Sukun Bali Cottage, Sanur. Sesampainya di pintu masuk penginapan yang hanya berjarak 400 meter (m) dari Pantai Sanur itu, saya disambut dengan tapel – kepala hiasan layang-layang tradisional Bali – yang amat besar dan megah.

Beberapa detik saya terkesima dengan pesonanya. Belakangan saya mengetahui itu adalah tapel dari Naga Raja, raja layangan janggan yang baru saja dicatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai layangan tradisional terbesar dan terpanjang.  Continue reading “Janggan untuk Bali, Indonesia, dan Dunia”