My Twin Birth Story: Selamat Datang Pelindung dan Perisai Kecilku

WhatsApp Image 2019-02-11 at 12.48.23.jpeg

Dua minggu sudah berlalu. Dua pasang mata indah itu menatapku setiap hari. Meski pandangan mereka masih kabur – karena bayi baru bisa melihat jelas saat berusia 3-4 bulan – namun mereka bisa merasakan kehadiran ibunya lewat sentuhan, lewat pelukan, lewat aroma tubuh, lewat suara, lewat ASI yang kuberikan padanya setiap hari. Continue reading “My Twin Birth Story: Selamat Datang Pelindung dan Perisai Kecilku”

Advertisements

My Birth Story (1): Menyambut Mae

IMG_20160626_115853

Semuanya blur dan dalam hitungan detik pandanganku gelap. Aku kehilangan seluruh kesadaran begitu dokter memberi anestesi epidural lewat suntikan di tulang belakangku. Tujuannya untuk memblok semua rasa sakit selama operasi sesar berlangsung. Tenaga yang kuhabiskan 33 jam sebelumnya untuk berjuang demi bisa bersalin normal membuat kondisiku sudah mencapai batasnya. 

Usai disuntik, tubuhku mati rasa terutama dari bagian perut ke bawah. Selanjutnya, aku percayakan dan serahkan semuanya pada Allah SWT dan juga sejumlah dokter dan perawat yang mengelilingiku. Mas bilang, tak sampai satu jam kemudian, gadis mungil buah hati kami lahir ke dunia. She finally came, our lovely daughter joined us in the world 2 days before her due date. Mae yang berarti mutiara, demikian panggilan sayang kami untuknya.  Continue reading “My Birth Story (1): Menyambut Mae”