Bersitegang dalam Melodi

IMG-20190601-WA0007
Kakak Mae, 3 tahun

Judulnya nyontek dikit dari kuis legendaris besutan Om Koes Hendratmo, Berpacu dalam Melodi yang populer di TVRI era 1990-an. Itu kalo emak tebak lagunya sama Om Koes. Kalo lawan mainnya anak bayi tiga tahun yang ngomong aja belum fasih? Judulnya jadi Bersitegang dalam Melodi.  Continue reading “Bersitegang dalam Melodi”

Advertisements

Saat Jawaban Si Kecil Serba “No!”

WhatsApp Image 2018-11-16 at 17.15.48.jpeg
Maetami (2y5m)

Sejak Maetami (2y5m) semakin pintar ngomong, semakin banyak mengingat suku kata, semakin aktif menjelang usia 2,5 tahun, saat itu kemandiriannya semakin meningkat. Hal yang sering membuatku frustasi, kadang stres sendiri adalah kebiasaannya yang suka berteriak di rumah dan mengatakan gak, no, ndak mau setiap kali diajak atau diminta melakukan sesuatu.

Udah empat bulan lebih penyakit endless no-nya ini muncul. Setiap si anak ngebantah, emaknya rasanya pengen jedukin kepala sendiri ke tembok peron 9 3/4 di Stasiun King’s Cross-nya Harry Potter. Continue reading “Saat Jawaban Si Kecil Serba “No!””

Anakku yang tidak Selalu Manis

27752270_10215388570616402_714658233248993032_n

“Gimana sih caranya bikin bayi berhenti merengek?”

“Kok bayiku gak bisa lama anteng main sendiri ya? Harus bareng aku terus?”

“Anakku gak bakalan biarin aku masak atau ngerjain apapun. Melihatku gak ada di sampingnya aja langsung nangis kejer. Lama-lama emaknya bisa gila!”  Continue reading “Anakku yang tidak Selalu Manis”

HELP! Si Bayi Minta Digendong Terus

8c2f972f-94cd-4fbb-9cee-d57dec58fe46.jpg

Ingin rasanya mengatakan pada Mae bahwa waktu ibunnya bukan hanya untuknya. Masih ada papanya, masih ada pekerjaan rumah tangga, juga pekerjaan kantor ibunnya yang menuntut harus diselesaikan pada waktu yang sama. Tapi, Mae menangis terus tiada henti akhir-akhir ini, membuat aku semakin stres.  Continue reading “HELP! Si Bayi Minta Digendong Terus”

Mae Diare

123rf.jpg
Foto: 123rf

Sabtu, 7 Oktober 2017 ada syukuran dan doa bersama di kediaman kami, di Jalan Padang Udayana, Denpasar. Alhamdulillah, kami sekeluarga akhirnya bisa memiliki rumah setelah tiga tahun ngontrak di Bali.

Hidup di Bali gak seenak wisatanya. Sewa rumah per tahunnya di pusat kota sangat mahal, rata-rata di atas 25 juta untuk Kota Denpasar dan sekitarnya dengan tipe rumah dua kamar tidur. Masa tugas mas yang diperkirakan masih lama di sini membuat kami memberanikan diri memiliki hunian. Sempurna deh jadi warga Balinya, tinggal ganti KTP. Hehehe.  Continue reading “Mae Diare”

Maetami Mudik (Part-2, END)

Ini kelanjutan cerita anak kacang mudik lebaran. Hari ketiga Idul Fitri aku dan Mae pamit ke keluarga di Pasaman. Saatnya si kecil bertemu papanya di Bekasi setelah cukup lama menghabiskan liburan di kampung halaman.  Continue reading “Maetami Mudik (Part-2, END)”

Maetami Mudik (Part-1)

CYMERA_20170718_104127.jpg

Menjelang terbang

Rasanya deg-degan mudik sendiri membawa bayi 1 tahun. Lebaran tahun ini mas gak bisa menemani kami karena masih ada kerjaan di Bali. Alhasil, emak bermodal nekat memutuskan mudik duluan bersama Maetami.  Continue reading “Maetami Mudik (Part-1)”