Kajian Al Hijrah: Perabotan Rumah Tangga dalam Islam

f97a08b7-9755-43ef-b36f-a74e6da94bb1.jpg

Assalamualaikum. Udah lama gak update diskusi bareng teman-teman di kajian Al Hijrah. Desember ini alhamdulillah diberi kesehatan dan kesempatan untuk kumpul lagi, belajar bareng lagi sama emak-emak Periskasel di bawah bimbingan guru kami, Ustaz Zainuddin.

Bahasan Ustaz Zainuddin ini selalu kekinian. Bulan ini beliau membahas tentang perabotan, segala peralatan dan perkakas rumah tangga, beserta hukumnya dalam Islam. Continue reading “Kajian Al Hijrah: Perabotan Rumah Tangga dalam Islam”

Advertisements

Bali Prison Music Festival 2018: Wujudkan Mimpi dari Dalam Bui

WhatsApp Image 2018-11-26 at 11.32.33.jpeg

Hidup di bui bukan alasan mengubur mimpi. Raga terpenjara bukan penyebab berhenti berkarya. Ratusan mata menjadi saksi seri kompetisi musik para warga binaan yang mewakili seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Dewata. Continue reading “Bali Prison Music Festival 2018: Wujudkan Mimpi dari Dalam Bui”

Kajian Al Hijrah: Sempurnakan Bersucimu

45383171_10212923427383699_3926938751065915392_n.jpg

Alhamdulillah awal November 2018 kembali diberi kesehatan oleh Allah SWT untuk ikut pengajian bareng emak-emak Periskasel di rumah Mba Nety. Masih bersama Ustaz Zainuddin, kali ini beliau membahas tentang bersuci (thaharah). Penting banget iniiiiii. Hihihi. Continue reading “Kajian Al Hijrah: Sempurnakan Bersucimu”

Kajian Al Hijrah: Memperkuat Tauhid Lahir dan Batin

CYMERA_20181002_135421.jpg

Bulan ini kembali hadir di pengajian Al Hijrah bersama emak-emak setrong Periskasel Bali. Bertempat di rumah Mba Icha, Tukad Musi, Renon, teman-teman yang hadir kali ini lebih banyak dari bulan lalu. Alhamdulillah.

Jika sebelumnya kita membahas tentang fiqih wanita bersama Ustaz Nur Ansyur, kali ini kita lebih serius membahas tentang tauhid bersama Ustaz Zainuddin. Ustaz mengawali kajiannya dengan membacakan sebuah hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

“Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, demikian pula bersaksi bahwa Isa adalah hamba Allah dan utusan-Nya, dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam, dan dengan tiupan ruh dari-Nya, dan bersaksi bahwa surga adalah haq (benar) dan neraka adalah haq, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga bagaimana pun amal yang dikerjakannya.”  Continue reading “Kajian Al Hijrah: Memperkuat Tauhid Lahir dan Batin”

Kajian Al Hijrah: Wanita yang Terus Belajar Memantaskan Diri

CYMERA_20180905_134057.jpg
Bersama guru kami, Ustaz Nur Ansyur

Awal pekan perdana nih, emak ikutan kajian Al Hijrah di rumah salah seorang teman di Denpasar. Topiknya menarik banget, memantaskan diri sebagai hamba Allah, ibu, istri, dan saudara/ sahabat, di bawah bimbingan Ustaz Nur Ansyur.

Pesertanya cuma tujuh orang yang bisa hadir. Mayoritas emak-emak yang juga istri karyawan Telkomsel Bali Nusra (Periskasel). Karena memang pengajian ini digelar pribadi oleh Mba Nana, jadinya kita semua khusyu banget dengerin ceritanya ustaz, apalagi penyampaiannya menarik.

Dulu di sekolah, seusai guru menerangkan materi pelajaran, kita suka bikin resume di buku tulis. Nah, kali ini emak tertarik bikin rangkuman pengajian kemarin. Bisa buat dibaca lagi, atau sekadar mengingatkan diri jika kelak menghadapi masalah sama.  Continue reading “Kajian Al Hijrah: Wanita yang Terus Belajar Memantaskan Diri”

Malala Yousafzai: Pahlawan Pendidikan dari Lembah Swat

9780316322409.jpg

Coretan ini aslinya repost dari tulisan saya yang pernah dimuat di Harian Nasional Republika edisi Minggu, 8 November 2015. Pada waktu itu kebetulan saya datang ke Ubud Writers and Readers Festival di Bali.

Para penulis ternama dan terbaik di bidangnya hadir di festival sastra terbesar di Asia Tenggara ini. Acaranya berlangsung 28 Oktober hingga 1 November 2015, dihadiri lebih dari 165 penulis dari 25 negara berbeda, salah satunya Christina Lamb.  Continue reading “Malala Yousafzai: Pahlawan Pendidikan dari Lembah Swat”

Petuah Ogoh-Ogoh Paksi Ireng

WhatsApp Image 2018-03-23 at 10.53.39.jpeg
Paksi Ireng (Foto: ST Gemeh Indah)

Ogoh-ogoh salah satu seni patung tradisional Bali yang terus ada dari masa ke masa. Ini merupakan representasi dari kreativitas anak-anak muda di Pulau Dewata.

Ogoh-ogoh berasal dari Bahasa Bali ogah-ogah, berarti sesuatu yang digoyang-goyangkan. Tradisi ini erat dengan Hari Raya Nyepi.

Pemuda-pemudi desa berkumpul di depan banjar. Laki-laki bertugas mengangkat ogoh-ogoh, sedangkan perempuan dan anak-anak membawa obor. Setelah diarak berkeliling desa, ogoh-ogoh dilebur atau dipralina dengan api atau air pada malam pengerupukan.  Continue reading “Petuah Ogoh-Ogoh Paksi Ireng”