Maetami Sariawan Perdana

 

20180221042631.685-1457447429
Foto: Halodoc

Gak tahu ini udah jalannya apa gimana, mendadak di usia 2 tahun 1 bulan Maetami anakku sariawan perdana. Maetami masih belum bisa cerai ASI, masih suka ngempeng malam sebelum tidur, meski intensitas mimikcu-nya udah berkurang.  Continue reading “Maetami Sariawan Perdana”

Advertisements

Anakku yang tidak Selalu Manis

27752270_10215388570616402_714658233248993032_n

“Gimana sih caranya bikin bayi berhenti merengek?”

“Kok bayiku gak bisa lama anteng main sendiri ya? Harus bareng aku terus?”

“Anakku gak bakalan biarin aku masak atau ngerjain apapun. Melihatku gak ada di sampingnya aja langsung nangis kejer. Lama-lama emaknya bisa gila!”  Continue reading “Anakku yang tidak Selalu Manis”

HELP! Si Bayi Minta Digendong Terus

8c2f972f-94cd-4fbb-9cee-d57dec58fe46.jpg

Ingin rasanya mengatakan pada Mae bahwa waktu ibunnya bukan hanya untuknya. Masih ada papanya, masih ada pekerjaan rumah tangga, juga pekerjaan kantor ibunnya yang menuntut harus diselesaikan pada waktu yang sama. Tapi, Mae menangis terus tiada henti akhir-akhir ini, membuat aku semakin stres.  Continue reading “HELP! Si Bayi Minta Digendong Terus”

Mae Diare

123rf.jpg
Foto: 123rf

Sabtu, 7 Oktober 2017 ada syukuran dan doa bersama di kediaman kami, di Jalan Padang Udayana, Denpasar. Alhamdulillah, kami sekeluarga akhirnya bisa memiliki rumah setelah tiga tahun ngontrak di Bali.

Hidup di Bali gak seenak wisatanya. Sewa rumah per tahunnya di pusat kota sangat mahal, rata-rata di atas 25 juta untuk Kota Denpasar dan sekitarnya dengan tipe rumah dua kamar tidur. Masa tugas mas yang diperkirakan masih lama di sini membuat kami memberanikan diri memiliki hunian. Sempurna deh jadi warga Balinya, tinggal ganti KTP. Hehehe.  Continue reading “Mae Diare”

Maetami Mudik (Part-2, END)

Ini kelanjutan cerita anak kacang mudik lebaran. Hari ketiga Idul Fitri aku dan Mae pamit ke keluarga di Pasaman. Saatnya si kecil bertemu papanya di Bekasi setelah cukup lama menghabiskan liburan di kampung halaman.  Continue reading “Maetami Mudik (Part-2, END)”

Maetami 1st Birthday: Satu Tahun Tercepat dalam Hidupku

20170705_170857

Nak, kisah hidup ibun sampai hari ini begitu indah. Tiga tahun hidup bersama papa, sembilan bulan mengandungmu, hingga merayakan satu tahun pertamamu.

Menjadi ibumu sebuah kehormatan tertinggi dalam hidup. Keluarga kecil kami sempurna begitu kamu datang. Melahirkanmu adalah pengalaman yang tak akan pernah tergantikan. Ibun mungkin bukan ibu terbaik di dunia, tapi, ibun satu-satunya orang paling menyayangimu di dunia ini. Continue reading “Maetami 1st Birthday: Satu Tahun Tercepat dalam Hidupku”

Ajak Bayi ‘Batuta’ ke Bioskop

IMG_20170423_211439_326.jpg

Orang bilang, “Semakin banyak nikmat Tuhan yang kamu terima, semakin siap kamu melepaskan banyak hal.” Kalimat ini cocok dengan kondisiku saat ini. Menikah dengan Rifki, memiliki Mae, keluarga yang menyayangi, rasanya sempurna sudah hidupku.

Sayangnya menjadi ibu beranak satu tentunya tak sebebas melajang dahulu. Perjalanan spontan ke mall atau bioskop sebelumnya mungkin saja hal biasa, namun kini menjadi perjalanan langka.  Continue reading “Ajak Bayi ‘Batuta’ ke Bioskop”