Pantai Pandawa, Surga Tersembunyi di Pulau Dewata

Tebing kapur mengapit kiri dan kanan jalan beraspal itu. Semak belukar memberikan kehidupan pada tebing yang menjulang tinggi. Tiba-tiba pemandangan luas tersingkap.

Secara tak terduga, pesona pantai berpasir putih yang terhampar dari ujung barat ke timur hadir di depan mata. Lautnya bersih, deburan ombaknya mengalun dari kejauhan, mengempas bebatuan karang.

Pulau Dewata sekali lagi menyibak surga tersembunyinya yang begitu elok di kawasan selatan. Jika selama ini Anda hanya mengenal Pantai Kuta, Sanur, atau Dreamland, kini Anda perlu menyambangi Pantai Pandawa.

Pantai yang disebut orang lokal Pantai Kutuh ini berada di Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali. Pantai ini juga disebut `Secret Beach’ karena letaknya yang tersembunyi itu. Pantai Pandawa menurut para penikmatnya merupakan tempat terbaik untuk melihat matahari terbit di Bali. Continue reading “Pantai Pandawa, Surga Tersembunyi di Pulau Dewata”

Advertisements

CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 13. Berpisah Sementara [SELESAI]

Rifki tak membiarkanku untuk mengantarkannya ke bandara Rabu pagi itu. Pesawatnya akan boarding jam 5 pagi dan rasanya aku tak bisa menyusulnya bersama Damri dari Pasar Minggu.

[START CHAT @05.30 WIB on Nov 06, 2013]

Rifki M Bogara:

“Pagi sayangku. Mas sudah di bandara.”

Mutia ‘Muthe’ Ramadhani:

“Pagi Mas. Semoga Allah melancarkan semua rencana kita ya. Amin.”

Rifki M Bogara:

“Amin Ya Rabbal Alamin. Semoga semuanya lancar selalu. I love you.”  Continue reading “CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 13. Berpisah Sementara [SELESAI]”

CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 12. Thor dan Captain Philips

Minggu, 3 November 2013 @ Universitas Pancasila, Pejaten Phillips, My Room

Kusempatkan lagi membahas beberapa soal latihan yang semalam kubaca. Ayah, Ibu, dan Mak Uwo, setelah acara pertunanganku , sudah berada di tempat Sandi, di Depok. Mereka bilang, mereka tak ingin menganggu konsentrasiku belajar. Jadi mereka memutuskan untuk tidak menginap di kosanku Sabtu dan Minggu ini.

Pukul 07.30 WIB aku sudah berada di Fakultas Hukum, Universitas Pancasila. Aku bersyukur aku mengikuti ujian seleksi CPNS Kementerian Kehutanan di kampus adikku. Aku juga bersyukur Sandy mau menjemputku ke Pejaten dan mengantarkanku ke kampusnya, menembus kemacetan Ragunan yang juga ramai oleh pengunjung. Entah mereka adalah pengunjung kebun binatang itu, atau mereka yang juga menggunakan jalur yang sama untuk menuju kampus UP.  Continue reading “CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 12. Thor dan Captain Philips”

CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 11. Pertunangan

“I dreamed of a simple wedding. My house filled with family and friends who would pray for my happiness. Then, I asked him, what kind of a wedding he wished for? He said, one that only would make me as his wife.”

1394376_10202371798325230_218150695_n

Sabtu, 2 November 2013 @ Omah Pincuk, Pejaten, Pasar Minggu

Hari bahagia itu akhirnya datang, hari pertunangan Rifki dan aku. Meski ibu sudah mematikan lampu kamarku semalam, jujur, aku masih sulit tertidur lelap, memikirkan acara esok hari.  Continue reading “CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 11. Pertunangan”

CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 10. Janji Kembali

“Aku suka ketika tak sedetikpun kamu lepaskan genggaman tanganmu dariku. Aku suka satu jam kebersamaan kita di bandara sebelum kepulanganmu ke Kupang. Aku suka melihat wajahmu sedikit mengernyit karena tak tahan dengan kopi pahit yang salah kamu pesan. Aku suka setelah kamu mengecup keningku di sana, aku masih bisa mencium wangi parfummu di tanganku. Aku suka kamu menjadi orang terakhir yang kuajak berbicara sebelum aku pergi tidur. Aku suka karena itu semua membuatku sadar bahwa aku ingin menghabiskan masa depanku bersamamu, Mas.”  Continue reading “CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 10. Janji Kembali”

CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 9. Hari Kunjungan

1 Agustus 2013, aku sudah berada di rumahku, Pasaman Barat, Sumatra Barat. Keesokan harinya, Rifki menyusul pulang dari Kupang ke Jakarta dan berangkat melakukan perjalanan tour dengan mobil ke Padang bersama keempat anggota keluarganya.

Pada 5 Agustus 2013, Rifki memenuhi janjinya untuk berkunjung ke rumahku, berkenalan dengan ayah dan ibu. Oh, Tuhan, betapa penyayangnya dia. Aku merasa seperti sedang berada di dunia matriks yang serba cepat. Kurang dari satu bulan berkenalan Rifki sudah mengutarakan niatnya untuk menikahiku. Baru satu bulan usia pacaran kami, Rifki memenuhi janjinya untuk bertemu kedua orang tuaku.

“Aku selalu berdoa padamu, Ya Allah. Berikanlah rasa cinta yang bisa mendekatkan kami padaMu. Berikanlah kami (Rifki dan aku) cinta yang senantiasa menuntun kami lewat jalan kebaikan.”  Continue reading “CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 9. Hari Kunjungan”

CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 8. Bertemu Mama Bogara

[START CHART / 22 Juni 2013]

Rifki M Bogara:

“Banyak BTS yang mati sayang. Aku pusing sendiri.”

Mutia ‘Muthe’ Ramadhani:

“Captain, semangat ya? I wanna hold your hand, give you spirit. Tapi sekarang, aku cuma bisa bilang, semangat sayang.”

Rifki M Bogara:

“Itu udah lebih dari cukup sayang. Chat dengan Tia seperti ini bisa ngurangin pusing. Hehehe. Satu pasien sudah hampir sembuh 80 persen, pasien yang satunya lagi 50 persen. Christian bantuin pasien yang satu lagi.”

Mutia ‘Muthe’ Ramadhani:

“Tia temani Mas ya? Anything I can do, tell me.”  Continue reading “CAPTAIN BOGARA, I LOVE YOU: 8. Bertemu Mama Bogara”